Full width home advertisement

Travel the world

Freedom Of Chit Chat!

Post Page Advertisement [Top]

The Great War atau lebih dikenal dengan Perang Dunia I yang terjadi di Eropa tahun 1914 – 1918 meninggalkan banyak teknologi baru, terutama untuk membunuh. Artileri adalah alat perang penting saat Trench War masa Perang Dunia I, terlebih perkembangan amunisi Shrapnel yang semakin mematikan. Apabila peluru Shrapnel ditembakan efeknya akan seperti hujan peluru bagi lawan dan banyak juga yang mengenai wajah sehingga terjadi kecacatan pada wajah. Untuk mengatasinya kerajaan dan Negara yang terlibat konflik mengembangkan alat perlindungan yaitu Helm Baja.
Kerajaan Jerman
Related image
Jerman dengan pasukannya masuk ke perang dunia I dengan mengenakan Pickelhaube sebuah ornament kepala dengan hiasan ujung tombak ditengahnya. Melihat bom balistik semakin gencar digunakan terutama dengan peluru shrapnel dengan cepat Jerman belajar untuk membuat perlindungan yang lebih baik. Akhirnya M16 Stahlhelm diciptakan dibuat melalui kombinasi material kromium-baja-nikel dengan berat 0.98 kg sampai 1.4 kg terbukti berhasil mengatasi berbagai masalah di Front Barat. M16 Stahlhelm diproduksi lebih dari 8.5 juta selam perang dunia I berlangsung. Helm ini digunakan oleh tentara jerman sampai perang dunia II.
Kerajaan Inggris
Image result for brodie helmet wwi
Oktober 1915, Helm Brodie didistribusikan ke medan perang. Dinamakan Brodie sesuai dengan nama yang mendesainnya yaitu John L. Brodie, dibuat dari baja ringan helm ini mampu untuk mengatasi teror shrapnel. Berbagai varian dari model Brodie ini dibuat oleh Negara – Negara anggota sekutu  termasuk Amerika dengan model M1917-nya. dibangdingkan dengan Stahlhelm dan Adrian helem ini lebih dangkal dan mirip seperti pie. Lebih dari 7.8 juta helm brodi diproduksi pada perang dunia I. Helm ini selalu dikembangkan dan ada sedikit modifikasi sampai perang dunia II terjadi.
Negara Perancis

Helm M15 Adrian diciptakan pada tahun 1915 oleh Jenderal August-Louis Adrian. Helm ini dibuat dari besi ringan dengan ketebalan sebesar 0.77 mm dan dengan berat 0.765 kg. helm yang cukup ringankarena hanya dikhususnkan untuk mengatasi terror shrapnel namun tidak efisien dalam mengatasi tembakan dari senapan. Lebih dari 3 juta helm Adrian diproduksi selama perang berlangsung. Helm ini juga mengalami perkembangan dan digunakan di pernag dunia II.

Penemuan ini menjadi warisan dunia yang terus digunakan sampai saat ini baik oleh umum maupun militer yang tentunya meimiliki nilai kebutuhan yang berbeda. Sejarah tentang pentingnya memakai helm jangan kita lupakan 😀 ingat keluarga anda menunggu di rumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]