Kamis, 31 Mei 2018

Mereka Ada dan Mereka Butuh Bantuan Kita

Duyung

Pernahkah kamu mendengar makhluk yang bernama "Duyung"?

Kebanyakan orang sudah mendengar dengan kata duyung dari legenda Putri Duyung yang biasa menjadi bahan cerita untuk film dan kartun anak - anak. Perwujudan Putri Duyung adalah sesosok wanita cantik yang setengah tubuh bagian pinggang ke bawah adalah berupa tubuh ikan. Tentu itu hanya legenda bahkan mitos, banyak peneliti yang mengungkapkan bahwa Putri Duyung itu tidak ada dan cerita - cerita dari yang telah melihatnya adalah Hoax.

Lalu, apakah se-imajinatif itukah orang - orang jaman dahulu dalam membentuk suatu makhluk fiksi?

Dalam merangkai imajinasi pasti ada sumber yang menginspirasi terbentuknya bayangan fiksi tersebut. Dalam kasus Putri Duyung ada tersangkanya, yakni :

Duyung atau Dugong
Banyak yang beranggapan bahwa legenda Putri Duyung lahir karena ada yang melihat Dugong dan kemudian entah salah menginterprestasikan atau memang sengaja membuat berita bohong dan disebarkan. Nampak sekilas dari gambar diatas, memang struktur tubuh Dugong dengan siripnya yang menyerupai fungi tangan manusia memiliki kemiripan dengan ciri - ciri tubuh Putri Duyung, kecuali wajah cantiknya.

Dalam kesempatan yang baik ini, saya akan membahas Duyung yang nyata saja. Berikut adalah fakta - fakta menarik dari duyung atau dugong.

Duyung  (dalam Bahasa Indonesia) atau Dugong adalah salah satu dari 35 spesies mamalia laut yang ada di Indonesia, dan merupakan satu - satunya satwa Ordo Sirenia atau Lembu Laut yang area tempat tinggalnya tidak terbatas pada perairan pesisir. Keunikan dari duyung atau dugong adalah :

  1. Ukuran tubuh yang besar, panjang badan duyung dewasa berkisar antara 2,5 - 3 meter dengan berat antara 225 - 450 Kg. Kulitnya pun tebal serta licin dengan warna abu - abu agak kebiruan.
  2. Duyung memiliki umur yang panjang, diperkirakan bisa hidup sampai usia 70 tahun.
  3. Duyung adalah satu - satunya mamalia laut herbivora atau pemakan tumbuhan. Duyung sangat bergantung pada rumput laut atau di Indonesia lebih dikenal dengan Lamun.
  4. Mampu menahan nafas didalam air selama 12 menit, sambil melakukan berbagai aktivitas seperti mencari makan dan berenang.
  5. Duyung adalah hewan yang dilindungi karena populasia kian menurun.
  6. Kawasan penyebaran duyung termasuk luas yakni dapat ditemukan di sepanjang cekungan Samudra Hindia dan Pasifik.
Populasi duyung makin mengkhawatirkan dan bahkan terancam punah yang disebabkan oleh :
  1. Duyung merupakan hewan buruan manusia yang sudah berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu untuk diambil daging dan minyaknya. Sangat disayangkan budaya berburu itu masih dilakukan oleh sebagian masyarakat pesisir, walaupun duyung sudah termasuk hewan yang dilindungi.
  2. Terjaring atau terperangkap di alat tangkap (sero, keramba, dll) milik nelayan.
  3. Tertabrak kapal baik kapal wisata maupun nelayan.
  4. Kerusakan atau hilangnya habitat yang disebabkan oleh proses alamiah (tsunami, siklon, dsb) dan juga oleh aktivitas manusia (pembuatan pemukiman, reklamasi, dsb)
  5. Polusi laut (misal tumpahan minyak, limbah pabrik, plastik, dsb) yang akan menggangu kesehatan duyung, tidak hanya itu. Polusi laut juga akan berdampak rusaknya Padang Lamun dimana lamun adalah sumber makanan dari duyung.
  6. Perkembangbiakan duyung juga sangat lambat dan hanya melahirkan seekor Duyung pada setiap kehamilan.
  7. Perubahan iklim (kejadian cuaca ekstrim dan suhu tinggi).
Dari beberapa ancaman terhadap perkembangbiakan dan kelangsungan hidup duyung diatas, ada yang belum pernah saya ketahui, yakni hubungan antara lamun dengan duyung sebagai satu kesatuan ekosistem yang saling menguntungkan.

Hubungan antara Duyung dan Lamun


Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwasanya makanan utama duyung adalah rumput laut atau lamun. Sudah menjadi hukum alam jika setiap elemen alam yang berinteraksi antara hewan, tumbuhan, dan cuaca adalah suatu keseimbangan yang menyatu. Kita diajarkan hal tersebut semenjak di bangku sekolah dasar dengan diperkenalkannya tentang konsep Rantai Makanan.

Tidak hanya pada keseimbangan rantai makanan, pola perilaku antara hewan dan tumbuhan juga menentukan kelangsungan hidup mereka. Seperti, hubungan saling menguntungkan antara lebah dengan bunga, lebah mendapatkan nektar pada bunga sebagai sumber makannya dan tingkah atau gerakan lebah saat mengambilnya telah membantu penyerbukan pada bunga. Hal seperti itu juga terjadi antara duyung dan lamun, yaitu :

Duyung kenyang, Lamun tumbuh subur



Duyung termasuk makhluk yang rakus dan pemilah makanan. Dalam sehari mereka bisa makan antara 28 - 30 Kg lamun. Dari bentuk kepala yang bulat dan besar sehingga bentuk itu sesuai untuk makan pada dasar laut. Saat sedang makan lamun, duyung seperti mengacak - acak tanaman yang ada. Kepalanya diputar - putar sebagai usaha untuk menghilangkan substrat dan substrat yang tertinggal itu secara tidak langsung telah ikut andil menyuburkan padang lamun.

Krusialnya posisi lamun sebagai penyeimbang ekologi bagi berbagai biota laut, termasuk penyu dan aneka jenis ikan dangkal. Ternyata berbanding terbalik dengan kesadaran manusia untuk tetap menjaganya. Untuk itu mari kita kenal lebih jauh makanan favorit para duyung ini.

Lamun


Lamun (seagrass) adalah tumbuhan sejati yang memiliki daun, rimpang/batang, akar sejati, dan bebunga seperti layaknya rerumputan darat. Jadi lamun bukanlah seaweed (rumput laut yang dijadikan bahan makanan kita), karena seaweed adalah ganggang (algae).

Lamun tumbuh terendam didalam air laut yang bersubstrat pasir atau campuran pasir, lumpur dan pecahan karang, sampai ke kedalaman air laut yang tidak lagi terkena penetrasi sinar matahari. Tumbuhan ini biasanya tumbuh dalam area yang luas dan dapat membentuk hamparan atau yang disebut "Padang Lamun".

Di Indonesia sendiri, umumnya lamun tumbuh di daerah pasang surut dan sekitar pulau - pulau karang. Sebenarnya lamun bukan hal yang baru khususnya bagi orang pesisir dan nelayan, ada banyak sekali sebutan nama lokal dari lamun, seperti samo - samo (sebutan dari orang Kepulauan Seribu dan Sulawesi Selatan), lalamong (maluku), dan masih banyak lagi.

Di dunia jumlah jenis lamun sekitar 60 yang terdiri dari 2 suku dan 12 marga, 13 jenis lamun ada di Indonesia. Hal yang mengejutkan adalah ternyata penyebaran area hidup lamun hanya sekitar 0.2 % dari seluruh area perairan di Bumi. Semakin terlihat bahwa duyung dalam ambang kepunahan.

Kenapa lamun menjadi favorit binatang herbivora laut?

Daun lamun itu pipih dan tipis, selain itu daun lamun juga memiliki kadar air yang cukup tinggi. Sehingga perpaduan ini akan menjadikan daun lamun mempunyai struktur yang menguntungkan bagi hewan herbivora untuk mematahkan tumbuhan lamun tersebut.

Jenis-jenis lamun yang disenangi duyung umumnya adalah Halodule uninervsis, H. pinifolia, Syringodium isoetifolium. Halophila ovalis. H. spinulosa, Cymodocea rotundata, C. serrulata.Thalasia hemprichii dan Zostera capricorni.

Telah disinggung bahwa lamun bermanfaat sebagai penyeimbang ekologi biota laut, diantaranya :

Produsen primer

Lamun bisa mengolah karbon dioksida dan mengubahnya menjadi energi dalam bentuk biomassa
yang dimanfaatkan oleh biota - biota laut, seperti ikan - ikan.

Habitat biota laut

Padang lamun adalah tempat biota-biota laut berlindung, daerah asuhan, dan tempat mencari makan ikan-ikan karang, duyung, dan penyu.

Peredam arus/gelombang

Daun lamun yang lebat akan memperlambat arus dan ombak yang dapat menyebabkan erosi pantai.

Pemerangkap Sedimen

Daun dan sistem akar lamun dapat memerangkap sedimen dan mengendapkannya di dasar, sehingga air menjadi lebih jernih dan terjaga kualitasnya.

Nah tanpa kita ketahui sebelumnya, ternyata tumbuhan yang hanya "rumput" itu memiliki banyak sekali manfaat, termasuk untuk diri kita. Ketidaktahuan atau kesengajaan kita sebagai manusia ternyata selalu berbuat tidak adil terhadap alam/lingkungan, faktanya :

Beberapa faktor yang menunjang lahirnya angka - angka menyedihkan diatas adalah sedimentasi dan polusi, penyakit yang timbul karena laut telah tercemar, dan rendahnya kesadaran masyarakat pesisir akan pencemaran air laut yang berimbas padang lamun tidak diperhatikan.

Kesadaran Diri

Tidak semua orang adalah masyarakat pesisir, namun bukan berarti kita acuh dengan problema tersebut. Mungkin ada dalih bahwa kita tidak bisa berbuat lebih, karena kita tak terlibat langsung atau bisa terjun ke lapangan.

Padahal kita bisa :
  • Menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya (tak peduli masyarakat pesisir atau bukan). Sampah, terutama dari bahan plastik dan minyak jika terbawa air ke sungai. Bisa jadi akan sampai ke lautan, terlebih penguraian plastik membutuhkan waktu puluhan tahun dan pencemarannya akan mengganggu kesehatan biota laut.
  • Pelajari dan sebarkan informasi tentang duyung dan lamun (seperti artikel ini) untuk meningkatkan kepedulian orang - orang sekitar.
  • Laporkan jika ada kematian duyung dan pencemaran lautan ke aparat setempat.
  • Dukung upaya konservasi pemerintah, salah satunya melalui DSCP Indonesia, serta dengan menghindari membeli bagian tubuh duyung, yang mentah ataupun yang diolah.

Apa itu DSCP Indonesia?

DSCP Indonesia atau kepanjangannya adalah Dugong and Seagrass Conservation Project Indonesia merupakan salah satu yang sangat peduli menjaga keberlangsungan hidup duyung dan lamun. Berikut cara mereka berkontribusi :

1. Program konservasi untuk meningkatkan efektivitas konservasi dugong & ekosistem lamun di Indonesia melalui:
  • Penguatan pelaksanaan "Rencana Aksi Konservasi" tingkat nasional untuk duyung dan habitatnya lamun.
  • Peningkatan kesadartahuan dan penelitian ditingkat nasional tentang duyung dan lamun.
  • Pengelolaan dan konservasi duyung dan lamun berbasis masyarakat di masing - masing lokasi kegiatan (Bintan, Tolitoli, Kotawaringin Barat, dan Alor).
2. Dilaksanakan sebagai kerjasama Direktorat Konservasi & Keanekaragaman Hayati Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Pusat Penelitian Oseanografi - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan - Institut Pertanian Bogor, dan Yayasan WWF-Indonesia.

3. Dengan dukungan dari United Nations Environment Programme - Global Environment Facility (UNEP - GEF).

Cara mendukung kegiatan DSCP Indonesia :

1. Bagikan dan laporkan kepada kami cerita, foto, dan video tentang duyung dan lamun.
2. Pantau informasi dan ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan di fanpagenya disini
3. Sebarkan informasi tentang dugong dan lamun dari DSCP Indonesia sebanyakbanyaknya ke jejaring media sosialmu.

Satu kebaikan yang kita anggap kecil, remeh temeh, dan tak berarti dari kita ternyata sesuatu yang besar bagi mereka. Semoga dengan artikel ini saya (penulis) dan anda (pembaca) makin tersadar bahwa kebaikan sekecil debu membawa sejuta manfaat, keburukukan sekecil debu membawa sejuta malapetaka. Duyung dan lamun adalah bagian dari kita, mereka perlu perhatian kita. Semoga bermanfaat.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Duyung
www.oseanografi.lipi.go.id
DSCP Indonesia

4 komentar:

  1. wah... mantep nih isinya.... memang perlu bantuan. perikanan secara umum perlu perhatian yang sangat serius...

    salam kenal sobat Blogger, Tafshare.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya gan, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang menjaga dan merawat lingkungan (dimanapun) adalah tanggung jawab kita dan terutama Pemerintah, agar selalu mensosialisasikannya. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

      Salam kenal Blogger... Thanks udah berkunjung ^_^

      Hapus
  2. Halo,
    Ini untuk menginformasikan kepada masyarakat umum bahwa Nyonya Rose Badmus, pemberi pinjaman swasta telah membuka peluang keuangan bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan keuangan. Kami memberikan pinjaman kepada perorangan, perusahaan, dan perusahaan dengan persyaratan dan ketentuan yang jelas dan mudah dimengerti, hanya suku bunga 2%. hubungi kami hari ini melalui e-mail sehingga kami dapat memberikan syarat dan ketentuan pinjaman kami di: (roseofsharonfinance@gmail.com)

    BalasHapus
  3. Izin promo ya Admin^^
    bosan tidak ada yang mau di kerjakan, mau di rumah saja suntuk,
    mau keluar tidak tahu mesti kemana, dari pada bingung
    mari bergabung dengan kami di ionqq^^com, permainan yang menarik
    ayo ditunggu apa lagi.. segera bergabung ya dengan kami...
    add Whatshapp : +85515373217 ^_~ :))

    BalasHapus